Home » , , , » Jenis - Jenis Stroke

Jenis - Jenis Stroke

Written By herbal baru on Rabu, 04 September 2013 | 19.34

Jenis-jenis Stroke
Banyak yang menganggap setiap stroke sama sehingga mereka menyamaratakan ketika menghadapi dan menangani pasien stroke.
Secara garis besar, stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu stroke iskemik dan stroke hemorragik.

1. Stroke Iskemik (infark otak)
Disebut juga stroke sumbatan, dimana aliran darah berhenti karena adanya ateroskierosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah), ãtau oleh bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah yang ke otak. Selain itu, sumbatan juga bisa terjadi karena kotoran darah (embolus) yang terlepas dan jantung atau dan pembuluh darah arteri ekstrakranial (pembuluh darah arteri yang berada di luar kepala), yang terlepas dan menuju pembuluh darah di dalam kepala (otak) lalu menyumbat pembuluh darah di sana.

Hampir sebagian besar pasien atau sebesar 83% mengalami stroke jenis ini. Pada stroke iskemik, penyumbatan bisa terjadi sepanjang jalur pembuluh darah arteri yang menuju ke otak. Darah ke otak disuplai oleh dua arteria karotis intema dan dua artetri vertebralis. Arteri-arteri ini merupakan cabang dan lengkung aorta jantung.

Pada stroke iskemik, sekitar 80% stroke disebabkan oleh aterosklerosis atau menumpuk dan mengerasnya lemak yang mengandung kolesterol (plak) dalam pembuluh darah.

Pertumbuhan plak membuat dinding dalam arteri menjadi kasar, permukaan yang tidak rata tersebut dapat menimbulkan perputaran aliran darah di sekitar timbunan bagai sebuah batu besar di tengah aliran sungai deras yang bisa memicu terbentuknya gumpalan

2. Stroke Hemorragik

Disebut juga stroke perdarahan, karena pada stroke ini terjadi perdarahan di dalam jaringan otak dan di ruang sub araknoid otak. Pada stroke ini, pembuluh darah di otak pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Pendarahan dapat terjadi di seluruh bagian otak seperti otak kecil, hipotalamus, dan lain-lain. mi adalah jenis stroke yang mematikan. Hampir 70 persen kasus stroke hemorragik terjadi pada penderita hipertensi. Dan lebih dan separuhnya meninggal dunia.

Perdarahan atau hemorragik terjadi bila salah satu pembuluh darah di otak bocor atau pecah. Darah yang keluar dan pembuluh yang bocor itu kemudian mengenai jaringan otak sekitarnya, sehingga menimbulkan kerusakan. Selain itu, sel-sel otak pada bagian lain dan bocoran atau pecahan itu juga akan mengalami kekurangan darah dan kerusakan.
Pemicu stroke hemorragik adalah pembengkakan di salah satu bagian pembuluh darah’ yang lemah. Kelemahan itu bisa disebabkan faktor bertambahnya usia, keturunan (orang tuanya pernah menderita stroke) dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Meski kasusnya lebih sedikit dibandingkan stroke iskemik, stroke hemorragik sering mengakibatkan kematian. Biasanya sekitar 50 % kasus stroke hemorragik akan berujung kematian, sedangkan pada stroke iskemik hanya 20 %.

Gejala Stroke

Gejala stroke yang muncul tergantung kepada bagian otak yang terkena. Untuk mengetahui seseorang terserang stroke atau tidak, bisa dilakukan dengan mengamati beberapa keadaan di bawah ini :
  1. Nyeri kepála hebat dan tiba-tiba di daerah kepala
  2. Kelemahan, kelumpuhan atau tidak mampu mengenali/ merasakan bagian dan tubuh seperti lengan, tungkai atau salah satu sisi tubuh
  3. Tegang dan kaku-kaku pada bagian leher
  4. Sering merasa pegal yang menggangu pada pundak
  5.  Hilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran
  6. Penglihatan ganda, pusing, bicara tidak jelas
  7.  Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat
  8.  Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih
  9. Ketidakseimbangan, jatuh dan pingsan
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Terbaru

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Herbal Baru - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger